
Pelukis Cahaya
60 Episode
Semua Episode

Episode 49Naomi Gunawan, siswi jenius yang mati setelah dituduh menyontek oleh adik angkatnya, Wellis, tiba-tiba terbangun kembali ke hari sebelum kompetisi penting. Ia sudah membakar catatan contekan dan berusaha menjaga jarak dari Wellis, tetapi orang tuanya tetap memihak sang adik. Saat lomba dimulai, sebuah contekan misterius lagi-lagi muncul di mejanya, persis seperti tragedi sebelumnya, sementara Wellis tersenyum puas. Naomi pun sadar, menghindar tidak akan mengubah apa pun. Kini ia memilih untuk melawan, meski hatinya berdebar dan ia masih mencari cara menghadapi semua ini.

Episode 50Naomi Gunawan, siswi jenius yang mati setelah dituduh menyontek oleh adik angkatnya, Wellis, tiba-tiba terbangun kembali ke hari sebelum kompetisi penting. Ia sudah membakar catatan contekan dan berusaha menjaga jarak dari Wellis, tetapi orang tuanya tetap memihak sang adik. Saat lomba dimulai, sebuah contekan misterius lagi-lagi muncul di mejanya, persis seperti tragedi sebelumnya, sementara Wellis tersenyum puas. Naomi pun sadar, menghindar tidak akan mengubah apa pun. Kini ia memilih untuk melawan, meski hatinya berdebar dan ia masih mencari cara menghadapi semua ini.

Episode 51Naomi Gunawan, siswi jenius yang mati setelah dituduh menyontek oleh adik angkatnya, Wellis, tiba-tiba terbangun kembali ke hari sebelum kompetisi penting. Ia sudah membakar catatan contekan dan berusaha menjaga jarak dari Wellis, tetapi orang tuanya tetap memihak sang adik. Saat lomba dimulai, sebuah contekan misterius lagi-lagi muncul di mejanya, persis seperti tragedi sebelumnya, sementara Wellis tersenyum puas. Naomi pun sadar, menghindar tidak akan mengubah apa pun. Kini ia memilih untuk melawan, meski hatinya berdebar dan ia masih mencari cara menghadapi semua ini.

Episode 52Naomi Gunawan, siswi jenius yang mati setelah dituduh menyontek oleh adik angkatnya, Wellis, tiba-tiba terbangun kembali ke hari sebelum kompetisi penting. Ia sudah membakar catatan contekan dan berusaha menjaga jarak dari Wellis, tetapi orang tuanya tetap memihak sang adik. Saat lomba dimulai, sebuah contekan misterius lagi-lagi muncul di mejanya, persis seperti tragedi sebelumnya, sementara Wellis tersenyum puas. Naomi pun sadar, menghindar tidak akan mengubah apa pun. Kini ia memilih untuk melawan, meski hatinya berdebar dan ia masih mencari cara menghadapi semua ini.

Episode 53Naomi Gunawan, siswi jenius yang mati setelah dituduh menyontek oleh adik angkatnya, Wellis, tiba-tiba terbangun kembali ke hari sebelum kompetisi penting. Ia sudah membakar catatan contekan dan berusaha menjaga jarak dari Wellis, tetapi orang tuanya tetap memihak sang adik. Saat lomba dimulai, sebuah contekan misterius lagi-lagi muncul di mejanya, persis seperti tragedi sebelumnya, sementara Wellis tersenyum puas. Naomi pun sadar, menghindar tidak akan mengubah apa pun. Kini ia memilih untuk melawan, meski hatinya berdebar dan ia masih mencari cara menghadapi semua ini.

Episode 54Naomi Gunawan, siswi jenius yang mati setelah dituduh menyontek oleh adik angkatnya, Wellis, tiba-tiba terbangun kembali ke hari sebelum kompetisi penting. Ia sudah membakar catatan contekan dan berusaha menjaga jarak dari Wellis, tetapi orang tuanya tetap memihak sang adik. Saat lomba dimulai, sebuah contekan misterius lagi-lagi muncul di mejanya, persis seperti tragedi sebelumnya, sementara Wellis tersenyum puas. Naomi pun sadar, menghindar tidak akan mengubah apa pun. Kini ia memilih untuk melawan, meski hatinya berdebar dan ia masih mencari cara menghadapi semua ini.

Episode 55Naomi Gunawan, siswi jenius yang mati setelah dituduh menyontek oleh adik angkatnya, Wellis, tiba-tiba terbangun kembali ke hari sebelum kompetisi penting. Ia sudah membakar catatan contekan dan berusaha menjaga jarak dari Wellis, tetapi orang tuanya tetap memihak sang adik. Saat lomba dimulai, sebuah contekan misterius lagi-lagi muncul di mejanya, persis seperti tragedi sebelumnya, sementara Wellis tersenyum puas. Naomi pun sadar, menghindar tidak akan mengubah apa pun. Kini ia memilih untuk melawan, meski hatinya berdebar dan ia masih mencari cara menghadapi semua ini.

Episode 56Naomi Gunawan, siswi jenius yang mati setelah dituduh menyontek oleh adik angkatnya, Wellis, tiba-tiba terbangun kembali ke hari sebelum kompetisi penting. Ia sudah membakar catatan contekan dan berusaha menjaga jarak dari Wellis, tetapi orang tuanya tetap memihak sang adik. Saat lomba dimulai, sebuah contekan misterius lagi-lagi muncul di mejanya, persis seperti tragedi sebelumnya, sementara Wellis tersenyum puas. Naomi pun sadar, menghindar tidak akan mengubah apa pun. Kini ia memilih untuk melawan, meski hatinya berdebar dan ia masih mencari cara menghadapi semua ini.

Episode 57Naomi Gunawan, siswi jenius yang mati setelah dituduh menyontek oleh adik angkatnya, Wellis, tiba-tiba terbangun kembali ke hari sebelum kompetisi penting. Ia sudah membakar catatan contekan dan berusaha menjaga jarak dari Wellis, tetapi orang tuanya tetap memihak sang adik. Saat lomba dimulai, sebuah contekan misterius lagi-lagi muncul di mejanya, persis seperti tragedi sebelumnya, sementara Wellis tersenyum puas. Naomi pun sadar, menghindar tidak akan mengubah apa pun. Kini ia memilih untuk melawan, meski hatinya berdebar dan ia masih mencari cara menghadapi semua ini.

Episode 58Naomi Gunawan, siswi jenius yang mati setelah dituduh menyontek oleh adik angkatnya, Wellis, tiba-tiba terbangun kembali ke hari sebelum kompetisi penting. Ia sudah membakar catatan contekan dan berusaha menjaga jarak dari Wellis, tetapi orang tuanya tetap memihak sang adik. Saat lomba dimulai, sebuah contekan misterius lagi-lagi muncul di mejanya, persis seperti tragedi sebelumnya, sementara Wellis tersenyum puas. Naomi pun sadar, menghindar tidak akan mengubah apa pun. Kini ia memilih untuk melawan, meski hatinya berdebar dan ia masih mencari cara menghadapi semua ini.

Episode 59Naomi Gunawan, siswi jenius yang mati setelah dituduh menyontek oleh adik angkatnya, Wellis, tiba-tiba terbangun kembali ke hari sebelum kompetisi penting. Ia sudah membakar catatan contekan dan berusaha menjaga jarak dari Wellis, tetapi orang tuanya tetap memihak sang adik. Saat lomba dimulai, sebuah contekan misterius lagi-lagi muncul di mejanya, persis seperti tragedi sebelumnya, sementara Wellis tersenyum puas. Naomi pun sadar, menghindar tidak akan mengubah apa pun. Kini ia memilih untuk melawan, meski hatinya berdebar dan ia masih mencari cara menghadapi semua ini.

Episode 60Naomi Gunawan, siswi jenius yang mati setelah dituduh menyontek oleh adik angkatnya, Wellis, tiba-tiba terbangun kembali ke hari sebelum kompetisi penting. Ia sudah membakar catatan contekan dan berusaha menjaga jarak dari Wellis, tetapi orang tuanya tetap memihak sang adik. Saat lomba dimulai, sebuah contekan misterius lagi-lagi muncul di mejanya, persis seperti tragedi sebelumnya, sementara Wellis tersenyum puas. Naomi pun sadar, menghindar tidak akan mengubah apa pun. Kini ia memilih untuk melawan, meski hatinya berdebar dan ia masih mencari cara menghadapi semua ini.