
Pulang Bersamaku
30 Episode
Semua Episode

Episode 13Setelah dua tahun bekerja keras dan sukses dalam kariernya, sang tokoh utama pulang ke kampung halaman untuk bersembahyang kepada leluhur. Ia juga telah membeli sebuah vila besar, berniat membawa ibunya ke kota untuk menikmati masa pensiun yang lebih baik. Namun saat membuka pintu, ia justru mendapati ibunya yang sudah tua terbaring di kandang babi yang bau. Makanan di mangkuk pun sudah basi, dan sang ipar terus menyiksa serta mengutuk ibunya sampai mati.

Episode 14Setelah dua tahun bekerja keras dan sukses dalam kariernya, sang tokoh utama pulang ke kampung halaman untuk bersembahyang kepada leluhur. Ia juga telah membeli sebuah vila besar, berniat membawa ibunya ke kota untuk menikmati masa pensiun yang lebih baik. Namun saat membuka pintu, ia justru mendapati ibunya yang sudah tua terbaring di kandang babi yang bau. Makanan di mangkuk pun sudah basi, dan sang ipar terus menyiksa serta mengutuk ibunya sampai mati.

Episode 15Setelah dua tahun bekerja keras dan sukses dalam kariernya, sang tokoh utama pulang ke kampung halaman untuk bersembahyang kepada leluhur. Ia juga telah membeli sebuah vila besar, berniat membawa ibunya ke kota untuk menikmati masa pensiun yang lebih baik. Namun saat membuka pintu, ia justru mendapati ibunya yang sudah tua terbaring di kandang babi yang bau. Makanan di mangkuk pun sudah basi, dan sang ipar terus menyiksa serta mengutuk ibunya sampai mati.

Episode 16Setelah dua tahun bekerja keras dan sukses dalam kariernya, sang tokoh utama pulang ke kampung halaman untuk bersembahyang kepada leluhur. Ia juga telah membeli sebuah vila besar, berniat membawa ibunya ke kota untuk menikmati masa pensiun yang lebih baik. Namun saat membuka pintu, ia justru mendapati ibunya yang sudah tua terbaring di kandang babi yang bau. Makanan di mangkuk pun sudah basi, dan sang ipar terus menyiksa serta mengutuk ibunya sampai mati.

Episode 17Setelah dua tahun bekerja keras dan sukses dalam kariernya, sang tokoh utama pulang ke kampung halaman untuk bersembahyang kepada leluhur. Ia juga telah membeli sebuah vila besar, berniat membawa ibunya ke kota untuk menikmati masa pensiun yang lebih baik. Namun saat membuka pintu, ia justru mendapati ibunya yang sudah tua terbaring di kandang babi yang bau. Makanan di mangkuk pun sudah basi, dan sang ipar terus menyiksa serta mengutuk ibunya sampai mati.

Episode 18Setelah dua tahun bekerja keras dan sukses dalam kariernya, sang tokoh utama pulang ke kampung halaman untuk bersembahyang kepada leluhur. Ia juga telah membeli sebuah vila besar, berniat membawa ibunya ke kota untuk menikmati masa pensiun yang lebih baik. Namun saat membuka pintu, ia justru mendapati ibunya yang sudah tua terbaring di kandang babi yang bau. Makanan di mangkuk pun sudah basi, dan sang ipar terus menyiksa serta mengutuk ibunya sampai mati.

Episode 19Setelah dua tahun bekerja keras dan sukses dalam kariernya, sang tokoh utama pulang ke kampung halaman untuk bersembahyang kepada leluhur. Ia juga telah membeli sebuah vila besar, berniat membawa ibunya ke kota untuk menikmati masa pensiun yang lebih baik. Namun saat membuka pintu, ia justru mendapati ibunya yang sudah tua terbaring di kandang babi yang bau. Makanan di mangkuk pun sudah basi, dan sang ipar terus menyiksa serta mengutuk ibunya sampai mati.

Episode 20Setelah dua tahun bekerja keras dan sukses dalam kariernya, sang tokoh utama pulang ke kampung halaman untuk bersembahyang kepada leluhur. Ia juga telah membeli sebuah vila besar, berniat membawa ibunya ke kota untuk menikmati masa pensiun yang lebih baik. Namun saat membuka pintu, ia justru mendapati ibunya yang sudah tua terbaring di kandang babi yang bau. Makanan di mangkuk pun sudah basi, dan sang ipar terus menyiksa serta mengutuk ibunya sampai mati.

Episode 21Setelah dua tahun bekerja keras dan sukses dalam kariernya, sang tokoh utama pulang ke kampung halaman untuk bersembahyang kepada leluhur. Ia juga telah membeli sebuah vila besar, berniat membawa ibunya ke kota untuk menikmati masa pensiun yang lebih baik. Namun saat membuka pintu, ia justru mendapati ibunya yang sudah tua terbaring di kandang babi yang bau. Makanan di mangkuk pun sudah basi, dan sang ipar terus menyiksa serta mengutuk ibunya sampai mati.

Episode 22Setelah dua tahun bekerja keras dan sukses dalam kariernya, sang tokoh utama pulang ke kampung halaman untuk bersembahyang kepada leluhur. Ia juga telah membeli sebuah vila besar, berniat membawa ibunya ke kota untuk menikmati masa pensiun yang lebih baik. Namun saat membuka pintu, ia justru mendapati ibunya yang sudah tua terbaring di kandang babi yang bau. Makanan di mangkuk pun sudah basi, dan sang ipar terus menyiksa serta mengutuk ibunya sampai mati.

Episode 23Setelah dua tahun bekerja keras dan sukses dalam kariernya, sang tokoh utama pulang ke kampung halaman untuk bersembahyang kepada leluhur. Ia juga telah membeli sebuah vila besar, berniat membawa ibunya ke kota untuk menikmati masa pensiun yang lebih baik. Namun saat membuka pintu, ia justru mendapati ibunya yang sudah tua terbaring di kandang babi yang bau. Makanan di mangkuk pun sudah basi, dan sang ipar terus menyiksa serta mengutuk ibunya sampai mati.

Episode 24Setelah dua tahun bekerja keras dan sukses dalam kariernya, sang tokoh utama pulang ke kampung halaman untuk bersembahyang kepada leluhur. Ia juga telah membeli sebuah vila besar, berniat membawa ibunya ke kota untuk menikmati masa pensiun yang lebih baik. Namun saat membuka pintu, ia justru mendapati ibunya yang sudah tua terbaring di kandang babi yang bau. Makanan di mangkuk pun sudah basi, dan sang ipar terus menyiksa serta mengutuk ibunya sampai mati.